10 TIPS ESET untuk MENGAMANKAN ANAK-ANAK dari KONTEN yang TIDAK LAYAK di INTERNET

Internet saat ini telah menjadi sebuah dunia tersendiri, yang mampu membuat banyak orang tertarik, termasuk anak-anak. Segala macam informasi dapat dijumpai di internet, mulai dari yang baik hingga yang sangat berbahaya.

Perlu ada pemilahan mana konten yang baik, dan mana yang tidak layak untuk konsumsi anak-anak. Konten informasi yang tidak layak inilah yang potensial membahayakan sehingga internet menjadi sebuah dunia sekaligus sumber informasi yang berbahaya jika digunakan secara tidak semestinya dan tanpa pengawasan langsung dari orang tua. Konten yang tidak layak untuk anak-anak diantaranya yaitu konten pornografi, kekerasan, obat-obat terlarang, perjudian, dll.

Mengapa parental control menjadi penting? Berdasarkan hasil riset yang dilakukan : ada 1 dari 7 orang anak berusia antara 10 sampai 17 tahun yang mengalami pelecehan seksual dalam bentuk ajakan untuk melakukan seks secara online, yang biasanya melalui media chatting, dan hanya dengan pencarian sederhana dengan menggunakan searching engine, sudah mampu membuka 200 juta halaman porno di internet.

Kondisi demikian memunculkan kepedulian di ESET, pencipta keamanan komputer kelas dunia dengan Headquarter di Slowakia, sehingga ESET kemudian melibatkan para orang tua sebagai sumber data untuk mengetahui potensi bahaya internet terhadap anak-anak. Hasil akhir dari proses kepedulian tersebut adalah fitur parental control pada software ativirus ESET.

Para pengguna internet terutama orang tua di dunia merasa khawatir terhadap potensi-potensi bahaya yang dihadapi oleh anak-anak saat mereka berinternet. Menurut temuan yang diperoleh Online Security Brand Tracker, sebuah lembaga riset yang terlibat dalam melakukan proyek penelitian bersama dengan InSites Consulting (April – May 2011), dimana ESET juga terlibat didalamnya menemukan bahwa lebih dari separuh pengguna internet atau sekitar (53.7 persen) menilai kerentanan anak-anak terhadap paparan konten yang tidak layak merupakan ancaman yang besar. 25.9 persen diantaranya menganggap sebagai ancaman terbesar, 14.6 persen menilainya sebagai ancaman yang sangat besar sementara 13.2 persen diantaranya menilainya sebagai ancaman yang cukup besar*

Prosedur Keamanan Internet“ Ada beberapa prosedur keamanan sederhana yang harus dipahami oleh orang tua dan anak-anak yang ditujukan untuk menjauhkan anak-anak dari resiko bahaya selagi mereka berselancar di internet,” kata Sebastian Bortnik, Awareness and Research Coordinator di ESET Center, Buenos Aires, Argentina. Sementara itu teknologi ESET antivirus dengan ThreatSense® technology hasil pengembangan terbaru akan semakin cepat dan akurat dalam melakukan proactive detection. Pemakaian memory yang kecil, sehingga membuatnya tetap ringan dengan performa yang tetap dapat diandalkan.

ESET: 5 tips penting untuk para orang tua
Buatlah account dan username tersendiri untuk anak anda : Anak-anak harus punya akun sendiri di PC, dan memiliki username sendiri. Inilah satu-satunya cara yang efisien untuk mengawasi aktifitas apa saja yang dilakukannya di internet dan orang tualah yang menjadi system administratornya.

Update. Software antivirus dan parental control harus tetap update

Awasi situs-situs yang dikunjungi anak lewat browsing records: Jika ditemukan record yang terhapus, bisa menjadi pertanda awal jika ada yang dirahasiakan. Diskusikanlah dengan anak anda tentang hal itu.

Awasi web camera pada komputer : Pastikan kamera webcam tidak terkoneksi dengan internet jika kamera tidak sedang digunakan.

Periksalah konfigurasi akun jejaring sosial anak anda : Wall facebook adalah tempat untuk berbagi di ranah publik, sama sekali tidak ada batasan, sehingga potensial memunculkan resiko bagi keamanan anak-anak.

Beberapa masukan tambahan, disampaikan oleh para peneliti di ESET’s global network :

Gunakan tools Parental Control : Fitur parental control akan memberikan keuntungan baik untuk browser maupun software antivirus. Pada ESET Smart Security versi 5 Release Candidate, fitur tersebut memungkinkan untuk melakukan blocking website-website yang memiliki materi konten yang berbahaya. Dengan fitur tersebut orang tua bisa menutup akses kepada 20 kategori web yang potential berbahaya. Produk antivirus generasi terbaru dari ESET sekaligus menjadi lapis terpenting dalam keamanan komputer. Versi Release Candidate dari ESET versi 5 ini sudah bisa diperoleh untuk trial.

Jangan mengirimkan informasi rahasia lewat internet: Informasi yang bersifat rahasia dan pribadi tidak pernah dimintakan lewat e-mail atau chat. Demikian pula Bank, tidak pernah meminta data rekening dan nomor PIN. Hal ini sangat penting dan oleh sebab itu perlu ditanamkan kepada anak-anak.

Jangan membalas pesan-pesan yang bernada melecehkan: Pada situasi dimana anak anda mendapatkan pesan yang bernada melecehkan di internet, sampaikan kepadanya untuk tidak perlu membalas. Karena umumnya respon reaktif seperti itulah yang diinginkan oleh pengirim. Jika kiriman pesan tersebut berulang kembali, laporkan pada pihak berwajib. Hal tersebut harus dipahami oleh orangtua.

Tidak semua yang ada di internet itu benar: Anak-anak harus diberitahu bahwa tidak seluruhnya dari informasi yang ada di internet berasal dari sumber yang dapat dipercaya. Belakangan ini, mudah sekali mendapatkan segala hal dari internet. Itu sebabnya disarankan kepada user untuk ekstra hati-hati ketika memperoleh informasi dari internet.

Bukalah jalur komunikasi: Berkomunikasi secara terbuka dengan anak sangat penting untuk membahas tentang keamanan mereka. Sekaligus merupakan cara terbaik untuk mendorong anak-anak agar bersedia berbagi tentang apa yang ditakutkan, apa yang menarik bagi mereka daripada serangkaian peraturan yang menekan, dan hukuman.

“Kemudahan mendapatkan informasi di Internet harus selalu diikuti dengan keamanan, terlebih untuk anak-anak karena internet menyediakan seluruh informasi yang baik dan buruk. Menggunakan program pengamanan pada perangkat komputer yang digunakan untuk berinternet akan sangat membantu, namun yang terpenting adalah pendekatan orang tua ke anak”, ujar Yudhi Kukuh dari PT Prosperita – ESET Indonesia