ESET LIBATKAN StopBadware- HARVARD UNIVERSITY untuk JAGAT MAYA yang LEBIH AMAN

Menciptakan dan menjaga dunia maya menjadi lebih aman, perlu kerjasama erat berbagai pihak dan melaksanakan perannya masing-masing. Internet aman juga menjadi harapan banyak orang. ESET sebagai produsen solusi keamanan, kali ini bekerja sama dengan sebuah lembaga non-profit.

StopBadware, sebuah organisasi non-profit, yang berfokus pada pencegahan, mitigasi, dan remediasi pada situs yang terkena badware, serta memberikan proteksi pada user dan institusi-institusi melalui penyediaan informasi real time, analisis, virus, spyware, scareware, dan jenis badware lainnnya.

“Kerjasama dengan StopBadware, akan menjadi peluang bagi ESET dalam menjangkau pihak lain yang bekerja dibidang keamanan, secara lebih luas, dan bertukar informasi dengan institusi penyedia solusi keamanan. Selain itu, juga bisa memberikan solusi efektif untuk keamanan kepada user, edukasi, penyediaan informasi tentang modus dan pola infiltrasi”,
Demikian disampaikan oleh Peter Stancik, ESET Security Evangelist.

Kata Badware sendiri merujuk pada perangkat lunak yang keberadaannya sangat tidak diinginkan karena mengganggu kinerja komputer. Beberapa jenis badware dibuat dengan tujuan kejahatan, tujuan politis, atau hanya untuk kenakalan saja. Secara spesifik tujuan tersebut mengarah pada:

  1. Mencuri nomor rekening bank, password, dokumen rahasia perusahaan dan informasi rahasia lainnya.
  2. Mengelabui pengguna untuk membeli produk yang tidak dibutuhkan.
  3. Mengirim e-mail sampah (spam);
  4. Menyerang komputer maupun jaringan lain.
  5. Menyebar luaskan lebih banyak badware

Jenis-jenis badware juga merujuk ke malware, virus, trojan, rootkit, spam bot, dan varian lainnya.

Meski tidak semua badware ditujukan dengan niat jahat, tetapi badware tetap harus dihindari, karena saat ini garis pemisah antara perangkat lunak yang benar-benar jahat dan software yang tidak ditujukan untuk kejahatan semakin tidak jelas. Pembuat software seharusnya menghindari posisi ketidak jelasan tersebut dengan memberikan pesan agar user terhindar dari infiltrasi malware.
StopBadware, awalnya adalah sebuah proyek pengembangan yang dilakukan di Berkman Center for Internet & Society, Harvard University. Hingga saat ini masih menjadi satu-satunya organisasi non profit yang didedikasikan untuk melindungi masyarakat dari situs-situs perantara penyebaran malware. Lembaga tersebut juga bertujuan membangun jaring pengaman dengan cara melindungi dan mengedukasi masyarakat tentang badware. Beberapa perusahaan yang bergerak di bidang keamanan internet termasuk ESET telah bergabung untuk memberi dukungan penuh terhadap upaya yang dilakukan oleh StopBadware.

“StopBadware menyambut baik kerjasama dengan perusahaan sekaliber ESET dalam program ini, kehandalan dan pengalaman panjang yang dimiliki oleh ESET hingga menguasai kemampuan teknis dalam memerangi badware secara proaktif akan melengkapi kolaborasi yang akan mendorong pengembangan ekosistem dunia maya yang lebih aman secara luas,” demikian dikatakan oleh Caitlin Condon dari StopBadware.

Bagaimana di Indonesia? Chrissie Maryanto, Marketing Director PT Prosperita-ESET Indonesia menyatakan bahwa ESET Indonesia memberikan dukungan penuh pada proses pendidikan, penelitian akademis, pengetahuan mendalam untuk industri antivirus agar memperkaya program dan pemahaman tentang Badware. Upaya tersebut sejalan dengan komitmen ESET dalam bidang pendidikan masyarakat terkait dengan peningkatan pemahaman masyarakat terhadap keamanan internet. “Pada saatnya nanti diharapkan bisa tercipta VIRUS FREE ZONE di lingkungan kampus maupun di perkantoran,” demikian Chrissie menutup penjelasannya.