INTERNET DOOMSDAY, DNS Changer? PERIKSA SETING DNS KOMPUTER SEGERA

“Tanggal ‎9 Juli Internet DoomsDay? belum tentu, doomsday untuk orang tertentu saja” demikian komentar awal yang disampaikan oleh Yudhi kukuh, Technical Consultant PT. Prosperita-ESET Indonesia menyikapi berita yang marak beredar yaitu kiamat Internet yang akan melanda dunia dan mematikan seluruh komunikasi internet.

“Ada yang salah pada informasi yg beredar: Jika komputer Anda terkena virusnya barulah tidak bisa internetan. Sedangkan yang tidak kena virus pasti akan aman2 aja, lagipula ini virus lama dan mayoritas Antivirus sudah bisa deteksi. Tidak benar issue DNS google 8.8.8.8 dan 8.8.4.4 (DNS yang banyak dipakai di Indonesia) akan dimatikan atau DNS ISP kita akan diblok oleh FBI”.
“Kalau kena virusnya, maka install saja AV yang bagus dan ringan, diupdate lalu pasti akan terdeteksi dan dibersihkan virusnya”. lanjutnya

Bagaimana mengetahui komputer kita terkena malware tersebut?
Beberapa web site sudah bersiap-siap untuk memberikan layanan check-up dan informasi tambahan yang dibutuhkan tentang threat DNS, seperti dns-changer.eu atau www.dns-ok.us.

Bagaimana memulihkannya dari serangan virus tersebut?
Malware DNS dapat di remove total dari komputer Anda, gunakan saja ESET Online Scanner dan system DNS dapat dire-set untuk digunakan – contoh pada – Google Public DNS.

Bagaimana mengetahui terinfeksi atau tidak?
Masih menurut Yudhi Kukuh, “Virus ini adalah virus lama dan mayoritas AV sudah mampu mendeteksi, jadi gunakan Produk antivirus yang bagus dan enteng, karena produk antivirus yang peduli dengan security pasti akan memberikan Anda petunjuk yang dibutuhkan, tetapi jika Anda tidak sedang produk antivirus, atau Anda tidak yakin antivirus Anda akan bekerja dengan baik atau tidak, maka Anda bisa gunakan ESET online scanner untuk OS Windows”.

Apakah komputer kita cukup terlindungi ?
Sebenarnya, ESET telah memberikan advice yang dibutuhkan untuk penggunanya sekaligus meyakinkan apakah komputer pengguna ESET sudah cukup terlindungi atau belum? Beberapa hal yang penting untuk diketahui :

Produk-produk ESET sudah mampu mendeteksi dan menghapus DNSChanger dan varian-variannya. Masalahnya adalah jika antivirus membersihkan infeksi (infeksi apapun), kondisinya tidak selalu bisa kembali sama persis seperti semula ketika sebelum infeksi

ESET sangat merekomendasikan untuk menggunakan layanan pemeriksaan dan verifikasi DNS dari ESET yang bisa digunakan secara gratis di website berikut ini :

  1.        Website Amerika Utara: http://www.dns-ok.us/
  2.        Website Eropa: http://dns-changer.eu/

tentu ada website lainnya yang juga memberikan layanan dan informasi untuk membantu, tetapi sudah bukan lagi wewenang ESET untuk memeriksa kelayakannya satu persatu.

Lalu jika menurut website tersebut komputer sudah bersih, apakah bisa dipercaya?
Pada situs http://www.dns-ok.us/ disampaikan peringatan tentang bagian mana yang tidak mampu didiagnosa oleh layanan situs tersebut. Pada situs http://dns-changer.eu/ akan memeriksa IP address, operating system, dan browser dari potensial infeksi berdasarkan database infeksi. Jika lolos dari pemeriksaan IP addresspun bukan berarti DNS setting Anda aman. Pemeriksaan pada DNS setting adalah langkah awal mengetahui status komputer Anda.

Apa yang harus dilakukan jika terlanjur terinfeksi?
Masih menurut yudhi Kukuh, “Pada dasarnya, Internet doomsday hanya bisa terjadi pada komputer tertentu saja. Jika komputer Anda terinfeksi virusnya maka barulah doosday melanda -komputer Anda- karena berarti komputer tersebut tidak bisa digunakan untuk berinternet, sedangkan yang tidak terkena virusnya, pastilah akan aman-aman saja”

Sementara itu, menanggapi pernyataan tentang fenomena DNC Changer sama dengan virus Y2K, Yudhi Kukuh menyampaikan “Virus ini berbeda dengan virus Y2K, karena Y2K itu adalah bugs buatan manusia dalam merancang system dan yang kena memang hampir seluruh system buatan manusia yang hanya memakai 2 digit untuk angka tahun. Termasuk NIM mahasiswa yang pakai 2 digit untuk kode tahun, bisa digolongkan kena millenium bugs”.